Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail Usulkan Penguatan Irigasi di Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026
Azis - Tuesday, 21 April 2026 | 08:34 AM


INFOKBB - Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Auditorium Gedung F, Jakarta, pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian nasional, terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi memicu kekeringan di berbagai wilayah.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menunjukkan komitmennya dengan berpartisipasi aktif serta menyampaikan berbagai masukan yang dinilai penting untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Seperti dilansir dari halaman resmi Pemkab Bandung Barat, Jeje memaparkan sejumlah usulan strategis yang difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pengairan. Di antaranya meliputi pembangunan irigasi perpompaan, jaringan irigasi perpipaan, embung, dam parit, hingga penguatan sistem pompanisasi guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian H.M. Lukmanul Hakim, ia menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur air yang memadai menjadi faktor penentu dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian, khususnya saat menghadapi musim kemarau panjang yang kerap berdampak pada penurunan hasil panen.
Menurutnya, tanpa dukungan sistem irigasi yang optimal, para petani akan kesulitan mempertahankan produktivitas, sehingga diperlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga sepanjang tahun.
“Kami di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus berupaya memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah. Melalui Rakornas ini, kami berharap usulan yang kami ajukan bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan direalisasikan secara bertahap,” ujar Jeje.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sektor pertanian yang tangguh dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar setiap program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam Rakornas ini menjadi wujud dukungan terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan, sekaligus sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan petani di daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir kebijakan yang lebih konkret serta langkah-langkah implementatif yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian ke depan, sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor dan wilayah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. ***
Next News

Harga Emas Hari Ini Masih Tahan di Level Tinggi, Emas Antam Tembus Rp3 Juta per Gram!
a day ago

Dugaan Kasus Pelecehan di Pesantren Tak Diproses Hukum, Kini Seluruh Santri Jadi Korban Imbas Konflik Internal
a day ago

Penataan Gedung Sate 2026: Jalan Diponegoro Tak Lagi Ditutup Saat Demo, Lalu Lintas Bandung Lebih Lancar
4 days ago

Kepala Samsat Soekarno-Hatta Dinonaktifkan, Dedi Mulyadi Tegas soal Aturan Baru Pajak Kendaraan
12 days ago

PSEL Jawa Barat Resmi Disepakati, Dedi Mulyadi: Sampah Diolah Jadi Energi Listrik
12 days ago

KBB Punya Sekolah Standar Dunia, Darul Hikam School Terima Kunjungan Siswa dari Australia
12 days ago

Persib Bandung Waspadai Semen Padang di Laga Tandang: Bojan Hodak Sebut Pertandingan Akan Sulit di Pekan 26 Super League 2025/2026
19 days ago

Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Gubernur TA 2025, Pembentukan Pansus XIII dan Laporan Reses II
21 days ago

Wajah Baru Transportasi Bandung 2026: Subsidi BRT Rp337 Miliar Disiapkan
21 days ago

Libur Lebaran 2026, Lalu Lintas ke Puncak, Lembang, dan Pangandaran Padat Merayap
a month ago