News

Libur Lebaran 2026, Lalu Lintas ke Puncak, Lembang, dan Pangandaran Padat Merayap

Azis - Thursday, 26 March 2026 | 09:31 AM

Background
Libur Lebaran 2026, Lalu Lintas ke Puncak, Lembang, dan Pangandaran Padat Merayap
Foto dok: /infokbb.id

INFOKBB.ID - Situasi lalu lintas di sejumlah destinasi wisata di Jawa Barat terpantau padat sejak awal pekan. Data dari Dinas Perhubungan menunjukkan lonjakan kendaraan mulai terjadi pada Senin (23/3/2026), dengan jumlah kendaraan menuju Puncak mencapai 26.798 unit, Ciwidey 20.595 unit, Pangandaran 16.528 unit, serta Lembang sebanyak 15.232 unit. Rata-rata laju kendaraan hanya berkisar 20 hingga 30 kilometer per jam.

Kepadatan juga masih terlihat hingga H+3 Idulfitri atau Selasa (24/3/2026). Banyak masyarakat memanfaatkan momen libur Lebaran untuk berkunjung ke berbagai objek wisata populer, seperti Lembang, Ciwidey, kawasan Puncak, hingga Pangandaran. Hal ini berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di sejumlah jalur utama menuju lokasi wisata tersebut.

Seperti dilansir dari halaman resmi jabarprov, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa jumlah kendaraan yang mengarah ke kawasan Puncak Bogor tercatat mencapai 30.283 unit. Sementara itu, arus kendaraan menuju Ciwidey mencapai 14.524 unit.

Untuk mengurai kepadatan di jalur Puncak, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah sejak pukul 07.55 WIB. Dalam skema ini, kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta hanya diperbolehkan untuk sepeda motor.

Di sisi lain, kepadatan lalu lintas juga terjadi di kawasan Lembang dan Pangandaran. Dhani menyebutkan bahwa arus kendaraan menuju kedua destinasi tersebut lebih besar dibandingkan arus kendaraan yang kembali.



Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah juga diterapkan menuju kawasan Lembang. Dampaknya, kendaraan dari arah Lembang menuju Kota Bandung untuk sementara tidak dapat melintas.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan, pihak berwenang memastikan tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas selama H+2 hingga H+3 Idulfitri di kawasan wisata tersebut.

Kondisi ini mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta mempertimbangkan waktu perjalanan agar terhindar dari kemacetan panjang di jalur wisata. Pemerintah juga terus mengingatkan pentingnya keselamatan dan kenyamanan selama menikmati masa libur Lebaran. ***