Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getarannya Terasa Hingga Cipongkor Bandung Barat
Azis - Friday, 13 March 2026 | 04:35 AM


INFOKBB - Getaran gempa bumi sempat dirasakan oleh sejumlah masyarakat di wilayah Sukabumi hingga sebagian daerah di Kabupaten Bandung Barat pada Jumat dini hari, 13 Maret 2026. Guncangan tersebut terjadi sekitar pukul 02.18 WIB, tepat saat sebagian masyarakat tengah menjalankan aktivitas sahur menjelang waktu Subuh.
Sejumlah warga mengaku sempat terkejut ketika merasakan getaran yang cukup terasa selama beberapa detik. Meski tidak berlangsung lama, guncangan tersebut cukup membuat warga tersadar dari aktivitas mereka di dalam rumah.
Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang terjadi memiliki kekuatan magnitudo 5,4. Titik gempa atau episenter berada di wilayah laut sekitar 115 kilometer di barat daya Kota Sukabumi.
Selain itu, BMKG juga mencatat kedalaman gempa berada di sekitar 43 kilometer di bawah permukaan bumi. Dengan kedalaman tersebut, getaran gempa masih dapat dirasakan di sejumlah wilayah yang berada cukup jauh dari pusat gempa.
Getaran gempa tidak hanya dirasakan di wilayah Sukabumi, tetapi juga terasa hingga beberapa daerah lain di Jawa Barat. Salah satunya di wilayah Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
Di Kampung Karangsari, warga mengaku sempat merasakan getaran meskipun tidak terlalu kuat. Beberapa warga yang sedang bangun untuk sahur merasakan rumah mereka sedikit bergetar.
Salah seorang warga setempat, Selvi, mengatakan dirinya merasakan getaran saat hendak menyantap sahur bersama keluarga.
“tadi basa bade sahur rewas aya lini tabu 3 kirangan,” ujar Selvi.
Ia mengaku sempat merasa kaget dengan getaran tersebut, namun kondisi segera kembali normal setelah beberapa saat.
BMKG menyampaikan bahwa informasi gempa yang diumumkan kepada masyarakat merupakan bagian dari sistem peringatan dini agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan ataupun korban akibat peristiwa tersebut.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Selain itu, warga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. (*)
Next News

Iran Disebut Sudah Pasang Ranjau di Selat Hormuz, Peringatkan Hargak Minyak 200 Dolar AS per Barel
2 days ago

Rumah Terancam Roboh di Desa Sukatani Bandung Barat, Ingin Ikut Program Rutilahu
9 days ago

Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi Jumat 13 Februari 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan
18 days ago

Saat Tulisan Jurnalis Memaksa Gubernur Angkat Bicara
24 days ago

Live Streaming Persib Bandung vs Ratchaburi FC Leg 2 ACL 2 2025/2026, Siaran Langsung RCTI Malam Ini
24 days ago

Pedagang Cilok Pakai Nama Pemain Persib Bandung, “Cilok Barba” Bikin Netizen Heboh
23 days ago

Mengenal FIMI dan DIMI: Senjata Baru di Dunia Digital yang Dipelajari Wartawan Pikiran Rakyat
25 days ago

Menenun Identitas, Menggores Harapan: Diversifikasi Ikonik Kearifan Lokal Desa Citengah, Sumedang dalam Pengembangan Desain Batik
a month ago

Jadwal SIM Keliling Cimahi dan Bandung Barat Jumat 13 Februari 2026, Ini Lokasi dan Jam Layanannya
a month ago

Warga Cijenuk Cipongkor KBB Keluhkan Jalan Rusak Parah Selama 5 Tahun: Tanyakan Kepedulian
a month ago