Drama Macan Tutul Bandung: Dievakuasi dari Hotel, Kini Jalani Rehabilitasi di Sukabumi
Azis - Wednesday, 08 October 2025 | 08:12 AM


INFOKBB.ID - Seekor macan tutul yang sempat membuat geger warga setelah masuk ke Hotel Anugerah, Kota Bandung, kini tengah menjalani masa rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC), Kabupaten Sukabumi.
Satwa liar itu dikirim oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum diputuskan nasib selanjutnya.
Seperti dikutip infokbb.id dari Antara, Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, menjelaskan bahwa proses rehabilitasi penting dilakukan guna memastikan kesehatan dan tingkat stres hewan tersebut setelah dievakuasi pada Senin (6/10).
“Observasi dilakukan di PPSC Cikananga mengikuti hasil asesmen dokter hewan. Sejak pagi, tim medis terus memantau kondisinya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (7/10).
Menurut Eri, setelah tahap observasi selesai, tim akan menilai apakah macan tutul tersebut bisa kembali dilepas ke habitat aslinya.
“Masih tahap pemantauan, belum bisa dipastikan berapa lama masa rehabilitasinya,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirasni mengungkapkan bahwa laporan kemunculan macan tutul diterima dari pihak hotel sekitar pukul 07.00 WIB.
Petugas gabungan dari BBKSDA, Polsek Sukasari, dan Damkar Bandung segera datang untuk melakukan upaya penangkapan.
“Prosesnya berlangsung hati-hati. Hewan itu dibius dulu, lalu ruang geraknya dibatasi menggunakan jaring. Sekitar pukul 10.00 WIB baru berhasil dilumpuhkan dan diamankan ke dalam kandang besi,” kata Ni Wayan.
Ia menambahkan, polisi masih menyelidiki asal-usul hewan tersebut. Diduga kuat, macan tutul itu merupakan satwa yang sebelumnya kabur dari kandang karantina Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (28/8).
“Kemungkinan besar sama, tapi kami masih menunggu hasil identifikasi lanjutan,” ujarnya.***
Next News

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getarannya Terasa Hingga Cipongkor Bandung Barat
20 hours ago

Iran Disebut Sudah Pasang Ranjau di Selat Hormuz, Peringatkan Hargak Minyak 200 Dolar AS per Barel
2 days ago

Rumah Terancam Roboh di Desa Sukatani Bandung Barat, Ingin Ikut Program Rutilahu
9 days ago

Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi Jumat 13 Februari 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan
18 days ago

Saat Tulisan Jurnalis Memaksa Gubernur Angkat Bicara
24 days ago

Live Streaming Persib Bandung vs Ratchaburi FC Leg 2 ACL 2 2025/2026, Siaran Langsung RCTI Malam Ini
24 days ago

Pedagang Cilok Pakai Nama Pemain Persib Bandung, “Cilok Barba” Bikin Netizen Heboh
24 days ago

Mengenal FIMI dan DIMI: Senjata Baru di Dunia Digital yang Dipelajari Wartawan Pikiran Rakyat
a month ago

Menenun Identitas, Menggores Harapan: Diversifikasi Ikonik Kearifan Lokal Desa Citengah, Sumedang dalam Pengembangan Desain Batik
a month ago

Jadwal SIM Keliling Cimahi dan Bandung Barat Jumat 13 Februari 2026, Ini Lokasi dan Jam Layanannya
a month ago