Mengenal FIMI dan DIMI: Senjata Baru di Dunia Digital yang Dipelajari Wartawan Pikiran Rakyat
Admin KBB - Monday, 16 February 2026 | 09:51 AM


INFOKBB.ID - Ancaman di ruang digital kini tidak lagi sebatas hoaks sederhana. Muncul fenomena baru yang disebut sebagai Foreign Information Manipulation and Interference (FIMI) dan Domestic Information Manipulation and Interference (DIMI). Keduanya menjadi 'senjata' canggih yang digunakan aktor tertentu untuk mengendalikan narasi publik.
Wartawan Pikiran Rakyat Julkifli Sinuhaji mengikuti workshop dengan tema 'Penelusuran Sumber Informasi Terbuka & Disinformasi' yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) di Jakarta pada 24-25 Januari 2026. Workshop ini bertujuan membekali jurnalis dengan pengetahuan kontekstual dan keterampilan teknis untuk mengenali, menganalisis, dan melawan berbagai bentuk manipulasi informasi.
Apa Itu FIMI dan DIMI?
Perbedaan mendasar dari kedua istilah ini terletak pada aktor di baliknya. FIMI digerakkan oleh aktor asing melalui kanal komunikasi pemerintah resmi, media yang dikendalikan negara, hingga akun-akun tak autentik yang bekerja secara terkoordinasi.
Sementara itu, DIMI berasal dari aktor domestik yang sering kali menggunakan metode attention flooding (banjir informasi) untuk menutupi isu sensitif dengan narasi lain yang sengaja dibuat viral.
Taktik Manipulasi Mulai Dari Akun Palsu hingga AI
Dalam workshop tersebut, dipetakan beberapa ciri utama operasi informasi yang harus diwaspadai oleh jurnalis dan masyarakat seperti:
1. Perilaku terkoordinasi ini seperti penggunaan akun palsu media sosial dalam jumlah massal untuk mengunggah narasi seragam secara bersamaan.
2. Konten-konten yang dihasilkan menggunakan teknologi akal imitasi (AI) untuk membuat gambar atau video manipulatif guna mendiskreditkan pihak tertentu.
3. Micro-Targeting yang biasanya menggunakan iklan dan data untuk menyasar audiens spesifik agar pesan manipulatif lebih efektif diterima.
Studi Kasus Pengaruh China
Dalam workshop ini, peneliti dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Yeta Purnama, memaparkan hasil riset mendalam mengenai indeks keberadaan China di Indonesia yang menyentuh berbagai sektor strategis. Menurutnya, sektor ekonomi menempati urutan tertinggi dengan persentase 41%, disusul oleh aktivitas budaya dan politik lokal.
"Kami menemukan adanya pola penetrasi narasi yang sistematis, terutama melalui media nasional dan lokal," ujar Yeta dalam workshop tersebut.
Dalam risetnya, Yeta menemukan pengaruh China di Indonesia yakni:
- Content Sharing Agreement
Kerja sama pertukaran konten antara media China (seperti Xinhua) dengan media besar di Indonesia untuk mengamplifikasi narasi positif mengenai proyek Belt and Road Initiative (BRI) dan isu domestik China seperti Xinjiang.
- Journalist Visit & Training
Beberapa jurnalis Indonesia, termasuk jurnalis dari daerah seperti Lombok, mengikuti workshop dan kunjungan ke China. Yeta mencatat adanya kecenderungan munculnya berita bernada positif pasca-kunjungan tersebut.
- Influencer Engagement:
Lanjut Yeta, China juga melibatkan para influencer Indonesia untuk membagikan sisi positif kemajuan dan kedamaian di China, dengan kompensasi tertentu.
- Media Censoring
Yeta mengungkapkan adanya upaya dari pihak otoritas asing untuk meminta penghapusan (take down) berita jika jurnalis menulis narasi yang dianggap negatif setelah melakukan kunjungan resmi.
Menghadapi fenomena ini, Yeta menekankan pentingnya transparansi dalam ruang redaksi. Jurnalis dan media diharapkan terbuka mengenai sumber pendanaan workshop atau kunjungan yang dilakukan.
"Media harus tetap menyajikan informasi yang utuh dan berimbang. Jika ada sisi buruk, harus tetap disampaikan, jangan sampai kerja sama konten justru menutupi fakta yang ada di lapangan," kata Yeta.
Workshop yang diselenggarakan AJI Indonesia ini diikuti 27 jurnalis dari berbagai media dan didukung oleh Uni Eropa.***
Next News

Berikut Formasi PPPK Kemensos 2026, Ribuan Tenaga Guru Dibutuhkan untuk Sekolah Rakyat
13 days ago

Upper Secondary Lembang Darul Hikam Jadi Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026, Bantu Perkuat Kualitas Pendidikan
13 days ago

Bupati Jeje Sudah Lapor KDM, Pocong di Lembang Masih Berkeliaran
23 days ago

Jadwal SIM Keliling Bandung Barat dan Cimahi Mei 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangannya
a month ago

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Sindangkerta Bandung Barat
a month ago

Pesta Rakyat Warnai Syukuran Juara Persib di Kediaman Umuh Muchtar
a month ago

Persib Menang Dramatis di Parepare, Asa Juara Kian Terbuka
a month ago

Soroti Integritas ASN, PMII Bandung Barat Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Etik BKPSDM
a month ago

Detik-Detik Evakuasi Korban KRL Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi Timur
2 months ago

Cara Mendapatkan Uang dari Facebook Pro untuk Pemula 2026
2 months ago