Tips Bertahan Hidup di Hari yang Rasanya 48 Jam
Azis - Thursday, 12 February 2026 | 02:05 PM


INFOKBB.ID - Pernah nggak sih, kamu merasa kalau hari itu, entah kenapa, kok panjang banget? Bukan cuma panjang, tapi rasanya kayak diputar di kecepatan 0,5x, dengan tuntutan hidup yang malah 2x lipat lebih cepat. Jam dinding kayak berhenti muter, kerjaan numpuk, notifikasi hape nggak ada habisnya, dan drama kehidupan seakan bergiliran datang silih berganti. Rasanya kayak hidup di mode slow motion tapi dengan tuntutan mode fast forward. Kita menyebutnya, “Hari yang Rasanya 48 Jam.”
Jangan sedih, kamu nggak sendirian kok. Fenomena ini, di mana waktu terasa melambat akibat beban pikiran, tumpukan aktivitas, atau sekadar overthinking akut, adalah hal yang wajar banget. Di tengah riuhnya tuntutan modern, mulai dari deadline kerja, urusan rumah tangga, ambisi pribadi, sampai kewajiban sosial, kepala kita seringkali terasa penuh. Alhasil, satu hari 24 jam itu beneran terasa kayak dua hari, tapi energi kita cuma cukup buat satu jam doang. Gimana cara bertahan hidup di hari-hari ajaib yang kayak gini? Tenang, kawan! Hari ini kita mau ngobrolin beberapa trik jitu biar hari kamu nggak lagi berasa sepanjang jalan kenangan.
1. Mindset Dulu, Baru Action! (Anggap Ini Maraton, Bukan Sprint)
Ini kuncinya. Sebelum kamu nyerah duluan gara-gara liat to-do list segambreng, coba deh ubah mindset. Anggaplah hari ini adalah maraton, bukan sprint. Kamu nggak perlu ngebut dari awal sampai akhir, tapi atur ritme. Alih-alih ngeluh, "Duh, banyak banget!", coba ganti jadi, "Oke, kita pecah jadi beberapa bagian kecil." Visualisasikan kalau kamu bisa melewati hari ini dengan kepala tegak. Percaya deh, kekuatan pikiran itu beneran dahsyat. Kalo dari awal udah mikir berat, ya bakalan berat beneran.
2. Seni Memprioritaskan (dan Berani Bilang 'Nggak')
Multitasking itu mitos, kawan. Apalagi kalau kamu lagi dikejar waktu dan kualitas. Fokuslah pada satu atau dua hal yang paling krusial. Gunakan metode Eisenhower Matrix (urgensi vs. pentingnya) atau sekadar pakai insting: mana yang paling bikin kepala meledak kalau nggak dikerjain sekarang? Setelah itu, belajar bilang 'nggak' sama permintaan atau distraksi yang nggak penting. Nggak bakal kiamat kok kalau kamu sesekali bilang, "Maaf, aku lagi fokus yang ini dulu," atau, "Bisa nanti aja nggak?". Waktu dan energimu itu mahal, jangan diobral begitu saja.
3. Jangan Takut Istirahat, Itu Kunci Recharge!
Mesin aja butuh cooling down, apalagi otak dan badan kita. Salah satu kesalahan terbesar adalah terus memaksakan diri bekerja tanpa jeda, berharap semua cepat selesai. Padahal, otak yang lelah itu sama kayak batre hape udah sekarat: performanya menurun drastis. Ambil jeda, meski cuma 5-10 menit. Lirik jendela, hirup udara segar sebentar, jalan ke dapur ambil minum, atau sekadar stretching ringan. Ini bukan buang-buang waktu, lho, tapi investasi biar otak kamu bisa recharge dan kembali fokus dengan performa optimal. Micro-break seperti ini justru bisa bikin kamu lebih produktif secara keseluruhan.
4. Asupan dan Gerakan, Nggak Bisa Ditawar!
Badan kita itu kayak mesin yang butuh bensin berkualitas. Jangan sampai di hari yang rasanya 48 jam, kamu malah ngopi doang dari pagi sampai malam, atau cuma makan mi instan. Sarapan itu penting banget sebagai “bensin” awal. Jangan lupa minum air putih yang cukup. Otak kita butuh hidrasi optimal. Selain itu, jangan mager mulu. Nggak perlu lari maraton, cukup berdiri dari kursi setiap beberapa jam, jalan kaki ke kamar mandi atau sekadar muter-muter di sekitar meja. Gerakan kecil itu bisa melancarkan peredaran darah, mengurangi pegal, dan bikin pikiran lebih jernih.
5. Digital Detox Minimalis (Minimalisir Gangguan yang Nggak Penting)
HP itu pedang bermata dua. Bisa bantu kerja, tapi juga bisa jadi sumber distraksi nomor satu. Di hari yang panjang ini, coba deh terapkan digital detox minimalis. Matikan notifikasi aplikasi yang nggak penting. Sosial media bisa ditunda dulu, atau batasi waktu penggunaannya. Kalau perlu, taruh hape agak jauh dari jangkauan atau aktifkan mode 'jangan ganggu' saat kamu lagi fokus banget. Fokusmu itu mahal, jangan sampai buyar cuma gara-gara notifikasi grup WhatsApp yang nggak penting.
6. Delegasikan atau Minta Tolong, Jangan Sok Jagoan!
Ingat, kamu bukan Superman atau Wonder Woman yang harus mengerjakan semuanya sendirian. Kalau ada kerjaan yang bisa didelegasikan ke teman, kolega, atau bahkan anggota keluarga, lakukanlah. Nggak ada salahnya meminta tolong. Kadang, beban pikiran itu bisa sedikit terangkat cuma dengan menceritakan apa yang kamu rasakan ke orang lain, lho. Kerja tim itu jauh lebih efektif daripada kerja keras sendirian sampai tumbang. Belajar percaya sama orang lain itu juga bagian dari bertahan hidup.
7. Ritual Akhir Hari: Landing dengan Manis
Setelah seharian berjibaku dengan ‘hari 48 jam’ itu, penting banget punya ritual untuk mengakhiri hari dengan manis. Jangan langsung loncat ke kasur sambil masih mikirin kerjaan besok. Dinginkan pikiran. Jauhi gadget minimal satu jam sebelum tidur. Bisa dengan baca buku ringan, mendengarkan musik yang menenangkan, mandi air hangat, atau sekadar merenung sebentar sambil mengevaluasi hari. Ini bantu otak untuk “mematikan” mode sibuk dan bersiap untuk istirahat. Percaya deh, tidur yang berkualitas itu penting banget buat nge-reset badan dan pikiran buat menghadapi hari esok.
Intinya, di hari-hari yang rasanya panjang banget ini, kuncinya adalah strategi dan self-compassion. Nggak ada satu formula yang pas buat semua orang, jadi kenali dirimu sendiri, apa yang bikin kamu paling stres, dan apa yang paling efektif buat bikin kamu nyaman. Jangan terlalu keras sama diri sendiri. Kalau sesekali kamu merasa kewalahan, itu wajar. Yang penting, bangkit lagi dengan strategi yang lebih jitu.
Selamat berjuang di hari-hari yang penuh tantangan, kawan! Semoga harimu nggak lagi berasa 48 jam, tapi 24 jam yang produktif, bermakna, dan, yang paling penting, bikin kamu happy!
Next News

Tips Jadi Versi Premium Diri Sendiri Tanpa Upgrade Dompet
9 hours ago

Tips Jitu Pilih Suzuki Jimny Bekas Terbaik
8 days ago

Jangan Panik! Atasi Bau Apek Pakaian Saat Musim Hujan
8 days ago

Resep Upgrade Mi Instan Kuah, Anti Bosan Selamanya!
8 days ago

Nikmati Musim Hujan: Snack Terbaik Untuk Momen Santai.
15 days ago

Hujan Reda? Ini Cara Bikin Halamanmu Cantik & Bebas Penyakit.
15 days ago

Sifat Sombong? Ini Alasan Mengapa Sulit Sukses
17 days ago

Resep Sukses UMKM: Bisnis Sembako Anti Gulung Tikar
17 days ago

Atasi Bau Kaki! Tips Ampuh Musim Hujan Tanpa Minder
21 days ago

Terjebak Obrolan Cerdas? Strategi Hadapi Hiu Intelektual.
22 days ago



