News

Pemda Bandung Barat Lantik 66 Pejabat Fungsional, Bupati Jeje Tekankan Profesionalisme ASN

Azis - Thursday, 15 January 2026 | 10:00 AM

Background
Pemda Bandung Barat Lantik 66 Pejabat Fungsional, Bupati Jeje Tekankan Profesionalisme ASN
Foto: / Pemda Bandung Barat

INFOKBB.ID - Upaya pembenahan birokrasi terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah penguatan peran aparatur melalui pelantikan pejabat fungsional di berbagai sektor.

Sebanyak 66 aparatur sipil negara resmi menduduki jabatan fungsional setelah dilantik langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Prosesi pelantikan berlangsung di Bale Gempungan Gedung B, Komplek Perkantoran Pemda KBB, pada Selasa, 13 Januari 2026.

Pelantikan tersebut melibatkan puluhan tenaga profesional dengan latar belakang tugas yang berbeda. Rinciannya, 48 orang merupakan pengawas sekolah, sementara 18 lainnya berasal dari jabatan fungsional teknis yang tersebar di sejumlah perangkat daerah strategis.

Seperti dilansir dari halaman resmi Pemkab Bandung Barat, Bupati Jeje dalam arahannya menyampaikan bahwa jabatan fungsional memiliki posisi penting dalam mendorong efektivitas kerja organisasi perangkat daerah. Menurutnya, peran ASN fungsional sangat menentukan kualitas kebijakan dan layanan yang diterima masyarakat.

“Sebanyak 66 pejabat fungsional hari ini dilantik sebagai bagian dari strategi memperkuat kualitas aparatur di Bandung Barat,” ujar Jeje saat memberikan sambutan.



Ia menekankan bahwa jabatan fungsional menuntut keahlian khusus serta tanggung jawab profesional yang tinggi. Oleh sebab itu, pejabat yang mengemban posisi tersebut harus mampu menunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar memenuhi aspek administratif.

“Ini bukan hanya tentang jabatan atau karier, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan integritas,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Jeje meminta para pejabat yang baru dilantik untuk terus mengembangkan kompetensi diri, menjaga etika profesi, serta berorientasi pada hasil kerja yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.

“Pelayanan publik harus dirasakan manfaatnya oleh warga. Profesionalisme dan integritas adalah kunci utama,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakier Hasim, menjelaskan bahwa pelantikan tersebut mencakup lintas bidang. Selain pengawas sekolah, terdapat pula pejabat fungsional di Dinas Kesehatan dan sejumlah jabatan teknis lainnya yang mendukung perencanaan serta operasional OPD.



“Yang dilantik hari ini tidak hanya pengawas sekolah, tetapi juga fungsional di Dinkes serta jabatan teknis lain. Totalnya 66 orang,” ungkap Ade.

Pemda KBB berharap pelantikan ini mampu menghadirkan semangat baru dalam birokrasi daerah. Dengan dukungan ASN yang kompeten dan profesional, pemerintah daerah optimistis pelayanan publik di Bandung Barat akan semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (*)