Heboh Isu Gaji Belum Dibayar, Ini Penjelasan Resmi dari BGN
Azis - Thursday, 13 November 2025 | 04:52 AM


INFOKBB.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pembayaran gaji untuk para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) kelompok III akan segera rampung. Kelompok ini terdiri atas tenaga ahli gizi dan akuntan yang ikut mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
“Kita akui ada sedikit keterlambatan, tapi tidak lama. Insya Allah hari Minggu seluruh dana sudah masuk ke rekening masing-masing,” ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam keterangan di Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Seperti dikutip infokbb.id dari Anatara,ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh proses administratif dan pergeseran anggaran antarpos belanja, bukan karena kelalaian lembaga. Menurut Dadan, anggaran gaji harus dipindahkan dari pos Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke pos pembayaran konsultan perorangan.
“SPPI batch I dan II sudah PPPK dan tidak ada kendala gaji. Tapi batch III masih dalam status konsultan perorangan, jadi sistem pembayarannya sedikit berbeda,” jelasnya.
Dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (12/11), BGN menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyelesaikan tahapan terakhir dari proses administrasi tersebut. Seluruh pergeseran dana dilakukan agar pembayaran ke depan bisa berjalan lebih lancar dan sesuai peraturan.
“Kami memang harus menyesuaikan kode anggaran. Biasanya dilakukan setiap tanggal 6, dan proses ini yang sedikit membuat waktu mundur,” terang Dadan.
Isu yang menyebut keterlambatan gaji sampai dua bulan pun dibantah langsung oleh BGN. Dadan memastikan bahwa penundaan yang terjadi hanya selama enam hari kerja, bukan dalam hitungan bulan seperti yang sempat beredar di media sosial.
“Yang tertunda hanya enam hari. Sekarang sudah kami geser anggaran dan kami targetkan sampai Desember nanti semua pembayaran berjalan normal,” ujarnya menegaskan.
Dadan juga memastikan pembayaran gaji untuk bulan-bulan berikutnya akan berlangsung tanpa hambatan hingga akhir tahun 2025. Ia berharap ke depan tidak ada lagi keterlambatan, terutama bagi tenaga yang sudah lama berkontribusi di lapangan.
Selain itu, seluruh anggota SPPI kelompok III disebut akan segera mendapatkan status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jika sudah resmi diangkat, mereka akan memperoleh tunjangan kinerja sama seperti ASN lainnya.
“Rencana kami, tahun depan seluruh batch III akan diangkat menjadi PPPK. Jadi gajinya bisa rutin diterima setiap tanggal 1, lengkap dengan tunjangan kinerja,” pungkas Dadan Hindayana.
BGN juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran tenaga SPPI dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Dengan penyelesaian gaji dan peningkatan status kepegawaian, diharapkan program ini dapat berjalan lebih optimal dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.***
Next News

Dinkes Jabar Siagakan Suntik Anti Tetanus untuk Relawan Evakuasi Longsor Pasirlangu KBB
a day ago

Komisi II DPRD KBB Tinjau Potensi Wisata Stone Garden, Dorong Pengembangan Geopark Nasional
a day ago

Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Jelang Ramadan 1447 H Tetap Stabil, Pemkot Siapkan Bazar Murah
2 days ago

Raffi Ahmad Tinjau Lokasi Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo
2 days ago

BNPB Pastikan Pengungsi Longsor Pasirlangu Segera Pindah dari Pengungsian
8 days ago

Layvin Kurzawa Mulai Latihan Bersama Persib, Dipastikan Absen Lawan Persis Solo
8 days ago

Syahnaz Sadiqah Tinjau Korban Longsor Pasirlangu KBB, Fokus Trauma Healing Anak
9 days ago

Ustaz Abdul Somad Ajak Warga Bandung Makmurkan Masjid Raya Alun-alun
9 days ago

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Tajam, Galeri24 dan UBS Kompak Melonjak
9 days ago

Pencarian Korban Longsor di Pasirlangu Cisarua Terus Dikebut, Pemprov Jabar Siapkan Relokasi
9 days ago
