News

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Tetap Menduda di Podcast Hengky Kurniawan: "Anak Itu Nyata, Istri Itu Ilusi"

Azis - Friday, 02 January 2026 | 07:23 AM

Background
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Tetap Menduda di Podcast Hengky Kurniawan: "Anak Itu Nyata, Istri Itu Ilusi"
Foto: /Tangkap Layar Youtube Hengky Kurniawan.

INFOKBB.ID - Suasana santai namun penuh makna menyelimuti pertemuan dua tokoh publik Jawa Barat dalam episode perdana program "Berisik tapi Berisi". Video yang diunggah pada tanggal 1 Januari 2026 di kanal YouTube Hengky Kurniawan Official ini langsung menarik perhatian publik karena mengungkap sisi personal sang gubernur yang jarang tersorot media.

Dalam bincang-bincang tersebut, Hengky Kurniawan bertindak sebagai pemandu dialog yang berhasil menggali berbagai aspek kehidupan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mulai dari rutinitas harian, rahasia kesehatan, hingga komitmen pribadi terkait masa depan keluarga.

Prioritas Anak di Atas Segalanya

Pertanyaan yang paling ditunggu publik muncul saat Hengky Kurniawan menyinggung status pribadi sang gubernur di awal tahun 2026 ini. Menanggapi rasa penasaran warganet mengenai kapan dirinya akan melepas masa lajang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan jawaban yang cukup menyentuh.

Beliau menegaskan bahwa prioritas hidupnya saat ini adalah putri bungsunya, Ni Hyang Ayu. Menurutnya, sang putri memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dan cenderung posesif terhadap ayahnya.

"Saya mencintai cinta pertama dari putri saya. Saya harus menjaga perasaannya. Bagi saya, keberadaan anak itu nyata dan ada di depan mata, sedangkan urusan istri atau pasangan baru untuk saat ini masih bersifat ilusi," tutur Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam video yang dirilis tepat di hari tahun baru tersebut.



Beliau menambahkan bahwa kemungkinan untuk mencari pendamping baru mungkin baru akan muncul saat Ni Hyang Ayu sudah lebih dewasa, setidaknya saat menginjak bangku kelas 5 SD atau sekitar usia 9 tahun.

Dalam diskusi tersebut, Hengky Kurniawan juga tampak kagum dengan stamina yang dimiliki sang gubernur di tengah kesibukannya yang luar biasa. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian membagikan tips kesehatan yang beliau jalani secara konsisten.

Berbeda dengan pejabat pada umumnya yang memilih olahraga eksklusif seperti golf atau padel, Dedi Mulyadi lebih memilih "olahraga alam". Beliau rutin berjalan kaki di area persawahan setiap pagi. Selain fisik, pola konsumsi beliau sangat ketat:

  • Pantang Air Dingin: Hanya mengonsumsi air suhu normal atau hangat.
  • Anti Gula Putih & Soda: Menghindari segala jenis minuman bersoda dan makanan yang mengandung gula putih berlebih.
  • Makanan Alami: Lebih memilih makanan yang bersifat alamiah dan menjauhi alkohol serta zat-zat yang dilarang agama.

Dialog Mengenai Nasib Gen Z dan Lapangan Kerja

Obrolan menjadi lebih serius saat Hengky Kurniawan mengangkat isu keresahan Generasi Z terkait sulitnya mencari pekerjaan di tahun 2026. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan pandangan yang sangat memotivasi.

Beliau mengakui bahwa tantangan hari ini lebih berat karena manusia harus bersaing dengan robot dan Artificial Intelligence (AI). Namun, beliau menekankan bahwa peluang justru terbuka sangat lebar bagi mereka yang memiliki jiwa wirausaha.



"Jangan hanya menunggu lapangan kerja, tapi jemput takdir dengan karya. Ruang pasar digital saat ini sangat terbuka. Orang yang rajin dan mau bergerak pasti akan menemukan jalan," tegas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Beliau juga merasa frekuensi komunikasinya dengan Gen Z saat ini sangat searah karena anak muda zaman sekarang mulai sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya asli daerah.

Filosofi Politik: "Dekat dengan Rakyat Itu Murah"

Menutup sesi bincang-bincang, Hengky Kurniawan menanyakan soal biaya politik yang sering dianggap mahal bagi calon pemimpin. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mematahkan stigma tersebut dengan menceritakan pengalamannya sendiri.

Beliau meyakini bahwa politik akan terasa murah jika seorang pemimpin memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan rakyatnya sejak lama. "Politik itu mahal kalau kita berjarak dengan rakyat. Tapi kalau kita sudah menyatu dengan lingkungan, hadir di tengah masalah mereka, maka rakyatlah yang akan bergerak mendukung kita secara sukarela," pungkasnya.

Pertemuan diakhiri dengan suasana hangat di mana Hengky Kurniawan memberikan cinderamata berupa roti goreng UMKM lokal sebagai simbol dukungan terhadap ekonomi kreatif di Jawa Barat. (*)