Hujan Reda? Ini Cara Bikin Halamanmu Cantik & Bebas Penyakit.
Selvi - Wednesday, 28 January 2026 | 04:06 PM


INFOKBB.ID - Hujan. Buat sebagian orang, kedatangannya adalah berkah. Adem, syahdu, bikin mager di kasur sambil dengerin lagu galau. Tapi, buat para emak-emak dan bapak-bapak yang punya halaman rumah, hujan itu ibarat koin dua sisi. Satu sisi bikin tanaman seger, sisi lain bikin hati dag dig dug serr mikirin apa aja yang kudu diberesin setelahnya. Nah, setelah rintik air berhenti dan matahari mulai malu-malu nongol, halaman rumah kita itu butuh perhatian ekstra. Bukan cuma biar cakep dipandang mata, tapi juga biar nggak jadi sarang penyakit atau malah bikin kita terpeleset kayak di drama Korea.
Kebayang nggak sih, abis hujan reda, mau nyantai sore di teras, eh, genangan air di sana-sini, sampah daun numpuk, licin kayak arena ice skating dadakan? Males banget kan? Makanya, ada beberapa hal penting yang wajib banget kita gaspol buat dilakuin di halaman rumah pasca-hujan. Ini bukan cuma PR, tapi investasi kenyamanan dan kesehatan kita sekeluarga, lho. Yuk, simak tujuh hal krusial yang nggak boleh sampai kamu skip!
1. Basmi Genangan Air, Jangan Sampai Jadi Kolam Nyamuk!
Ini dia nih, musuh bebuyutan nomor satu pasca-hujan: genangan air. Sekecil apapun, genangan air itu ibarat private villa buat nyamuk aedes aegypti buat kawin dan beranak-pinak. Ngeri banget kan kalau halaman kita jadi pabrik DBD? Makanya, begitu hujan reda, langsung cek setiap sudut halaman. Ada pot yang terbalik jadi wadah air? Ada ban bekas? Atau cuma cekungan tanah yang keisi air? Langsung kosongin, buang airnya, atau miringkan benda-benda tersebut. Jangan kasih kendor, gercep biar nggak jadi sarang jentik. Ini prinsip PBB: Pemberantasan Sarang Nyamuk, gaes! Ingat, satu tetes air bisa jadi bencana kalau dibiarin!
2. Buka Sumbatan Saluran Air, Biar Nggak Banjir Lagi
Percuma genangan air dibuang kalau saluran airnya mampet. Ya kan? Ini problem klasik yang sering kita temui. Entah karena tumpukan daun, ranting kecil, atau bahkan sampah plastik yang ikut kebawa arus hujan, saluran air di halaman bisa jadi tersumbat. Efeknya? Air jadi nggak bisa ngalir lancar dan malah balik lagi bikin genangan. Nah, coba deh cek selokan kecil di pinggir halaman, talang air, atau lubang drainase. Bersihin pakai alat seadanya atau tangan kosong kalau emang aman. Sedikit usaha ini bisa menghindarkan kita dari drama banjir lokal di halaman sendiri, lho. Nggak mau kan pagi-pagi udah berenang di lumpur? Pastikan air punya jalur evakuasi yang mulus!
3. Sapu Dedaunan Rontok dan Kumpulkan Sampah
Angin kencang yang sering barengan sama hujan itu suka iseng. Dia "ngelepasin" daun-daun dari pohon, bahkan kadang ranting kecil pun ikut jatuh. Belum lagi kalau ada sampah-sampah tetangga yang nggak sengaja kebawa angin dan mendarat di halaman kita. Kalau dibiarin, selain bikin pemandangan jadi kurang aesthetic, tumpukan daun basah ini bisa jadi licin banget dan bikin kita terpeleset. Atau lebih parah lagi, jadi tempat sembunyi hama-hama kecil. Jadi, ambil sapu lidi kesayanganmu dan mulai deh bersihin. Kumpulin semua dedaunan dan sampah, masukin ke komposter kalau ada, atau buang ke tempat sampah yang semestinya. Halaman bersih, hati pun senang! Lagian, kan jadi kelihatan rajin gitu.
4. Beri Perhatian Ekstra untuk Tanaman dan Kondisi Tanah
Tanaman memang butuh air, tapi kelebihan air juga nggak bagus buat mereka. Setelah hujan deras, tanah bisa jadi terlalu padat dan akar tanaman jadi susah bernapas. Coba deh cek pot-pot atau bedengan. Kalau ada tanaman yang kelihatannya "stres" karena kebanjiran, mungkin perlu digali sedikit tanah di sekitarnya biar lebih longgar. Atau, kalau ada genangan di sekitar akar, coba buat saluran kecil biar air bisa mengalir. Penting juga untuk memeriksa apakah ada daun-daun yang mulai menguning atau busuk karena terlalu lembab. Kalau ada, langsung pangkas aja. Anggap ini sesi deep cleansing buat kebun mini kita. Kayak cinta, tanaman juga butuh perhatian khusus, gaes! Jangan sampai mereka jadi korban kebaikan yang berlebihan.
5. Sikat Permukaan yang Licin, Hindari Insiden Terpeleset
Jalan setapak, teras, atau area paving block di halaman rumah itu gampang banget jadi licin setelah hujan. Apalagi kalau ada lumut atau endapan lumpur yang nempel. Ini bahaya banget, bisa bikin kita atau anggota keluarga lain terpeleset dan celaka. Nggak mau kan pagi-pagi udah drama jatoh dari tangga atau jalan di taman? Makanya, siapkan sikat dan sedikit sabun pembersih. Gosok area-area yang terlihat licin atau berlumut. Khususnya di bagian tangga, jalan setapak, atau area yang sering dilalui. Jangan remehkan hal kecil ini, karena keselamatan itu nomor satu. Mending capek sedikit nyikat daripada masuk IGD! Sedikit keringat lebih baik daripada luka-luka.
6. Keringkan Furnitur Taman dan Peralatan Outdoor
Punya kursi santai di teras, meja taman, atau mungkin ayunan anak yang outdoor? Jangan lupa cek dan keringkan setelah hujan. Air hujan yang menempel terlalu lama bisa bikin furnitur dari kayu jadi lapuk, yang dari besi jadi karatan, atau yang dari plastik jadi cepat kusam. Begitu juga dengan alat-alat berkebun kayak sekop, garpu, atau selang air. Pastikan semuanya kering sebelum disimpan. Kalau bisa, lap pakai kain kering dan simpan di tempat yang teduh. Merawat barang-barang ini sama aja kayak merawat dompet, lho. Bikin awet dan nggak perlu keluar duit buat beli baru terus-terusan. Hemat pangkal kaya, kan? Kecil-kecil cabe rawit, perawatan ini efeknya besar!
7. Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Hama dan Penyakit
Musim hujan itu ibarat pesta besar buat beberapa hama dan penyakit. Selain nyamuk yang udah kita bahas di poin pertama, kelembaban tinggi pasca-hujan juga jadi kondisi ideal buat jamur dan berbagai serangga merugikan. Coba deh periksa tanaman kesayanganmu. Ada bercak-bercak aneh di daun? Atau ada serangga kecil yang mulai bergerombol? Kalau iya, segera tangani. Bisa pakai pestisida alami kayak air sabun, atau kalau parah ya pakai obat-obatan yang dijual di toko. Jangan sampai terlambat, karena kalau sudah menyebar, bisa jadi PR besar. Pencegahan itu selalu lebih baik daripada pengobatan, apalagi kalau udah menyangkut "nyawa" tanaman kesayangan kita. Jaga-jaga selalu lebih baik daripada menyesal kemudian.
Gimana, banyak juga kan PR setelah hujan reda? Memang sih, kadang bikin males dan pengennya rebahan aja. Tapi percayalah, usaha sedikit di awal akan membuahkan hasil yang jauh lebih besar. Halaman yang bersih, terawat, dan bebas hama itu nggak cuma enak dipandang, tapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman buat seluruh anggota keluarga. Jadi, mulai sekarang, jangan cuma nikmatin syahdunya hujan, tapi juga siap siaga buat aksi bersih-bersih setelahnya. Anggap aja ini ritual kecil yang bikin halaman rumah kita jadi makin betah dihuni. Yuk, gaspol jaga kebersihan dan kesehatan halaman kita!***.
Next News

Nikmati Musim Hujan: Snack Terbaik Untuk Momen Santai.
6 days ago

Sifat Sombong? Ini Alasan Mengapa Sulit Sukses
8 days ago

Resep Sukses UMKM: Bisnis Sembako Anti Gulung Tikar
8 days ago

Atasi Bau Kaki! Tips Ampuh Musim Hujan Tanpa Minder
12 days ago

Terjebak Obrolan Cerdas? Strategi Hadapi Hiu Intelektual.
13 days ago

Rahasia Pengemudi Aman: Bukan Parkir Paralel, Tapi Ini!
14 days ago

Bukan Cuek, Ini Tanda Dia Sayang Padamu!
14 days ago

5 Penginapan Terbaik di Lembang Bandung Barat, Nyaman dan Cocok untuk Liburan
a month ago

10 Rekomendasi Bakso Enak di Lembang, Hangat dan Pas Dinikmati di Udara Dingin
a month ago

5 Destinasi Wisata Favorit di Lembang untuk Libur Akhir Tahun 2025
2 months ago

