🐯 Asal Usul Nama Padalarang di Bandung Barat: Misteri dari Harimau dan Dipati Ukur
Admin KBB - Sunday, 24 August 2025 | 11:51 AM


INFOKBB - Nama “Padalarang” yang kini menjadi salah satu kota bersejarah di Jawa Barat bukan sekadar titik koordinat peta, melainkan simbol dari legenda, konflik, dan alam yang pernah hidup di cekungan Bandung sebelum zaman industri modern. Dalam balutan mistisisme dan sejarah penuh dramatis, nama ini menyimpan dua misteri yang saling berkaitan: harimau sebagai raja hutan, dan legenda Dipati Ukur sebagai pejuang Sunda yang menegakkan keadilan.

🐅 Dari “Padang Larang” ke “Padalarang”: Tempat yang Tak Berani Dikunjungi
Menurut sumber dari Ayobandung dan Pasjabar, nama “Padalarang” berasal dari frasa Sunda “Padang Larang”, yang berarti tempat terlarang atau daerah yang tabu.
"Padalarang berasal dari Padang Larang, yakni tempat pasukan Dipati Ukur mengubur senjata milik anak buahnya yang dihukum gantung akibat melanggar perintahnya."— Ayobandung, 2025
Dalam legenda yang diceritakan turun-temurun, Dipati Ukur, pahlawan Sunda yang memimpin perlawanan terhadap kolonial Belanda pada abad ke-19, mengeksekusi prajuritnya sendiri yang dianggap membunuh prajurit Belanda secara sembunyi-sembunyi. Untuk menghormati mereka dan juga sebagai penghukuman, senjata mereka dikubur di suatu dataran luas di kawasan yang kini menjadi Padalarang.
Lokasi tersebut pun dikenal sebagai "Padang Larang" — tempat tabu, larangan menginjakkan kaki, karena dianggap sarang arwah dan tempat penuh penghukuman. Dari sinilah nama “Padalarang” muncul, menyiratkan kisah penuh moral dan kehormatan.
Padalarang dan Harimau: Kota yang Dulu “Dikuasai” Raja Hutan
Tapi jangan salah, cerita ini belum selesai. Sumber lain, termasuk artikel dari Fanatech dan Palpres, menambahkan dimensi alam yang lebih menakutkan: padang yang dulu menjadi sarang harimau.
"Pada awal abad ke-19, cekungan Bandung masih menjadi habitat banyak harimau pegunungan."— Palpres, 2023
Penduduk setempat mengenal area ini sebagai daerah berbahaya, tempat yang dihindari karena sering terjadi penyerangan harimau. Kata “pada” dalam bahasa Sunda berarti luas atau dataran, sementara “larang” berarti dilarang atau ditinggalkan. Maka, Padalarang secara harfiah bisa berarti "dataran luas yang dilarang dimasuki oleh manusia" — tempat yang dikuasai oleh raja hutan.
“Padalarang atau Tjipadalarang merujuk pada nama geografi yang berhubungan dengan harimau.”— T. Bachtiar, Toponimi: Susur Galur Nama Tempat di Jawa Barat, Ayo Bandung, 2025
Fakta ini diperkuat oleh penemuan fosil harimau di daerah lain di Jawa Barat, yang menunjukkan bahwa mamalia besar ini memang pernah hidup secara alami di wilayah pegunungan Priangan hingga abad ke-19.***
Next News

Dari Congklak sampai Gasing Bambu, Keseruan Masa Kecil Kembali di Paskal Bandung
12 days ago

Soroti Kawasan Citatah, Warga Ungkap Perbedaan Pemandangan Sawah dan Area Tambang
2 months ago

Angka Stunting di Batujajar KBB Masih Tinggi, Camat Ingatkan Tak Beri Susu Kental Manis ke Anak
2 months ago

Berikut Formasi PPPK Kemensos 2026, Ribuan Tenaga Guru Dibutuhkan untuk Sekolah Rakyat
3 months ago

Upper Secondary Lembang Darul Hikam Jadi Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026, Bantu Perkuat Kualitas Pendidikan
3 months ago

Bupati Jeje Sudah Lapor KDM, Pocong di Lembang Masih Berkeliaran
3 months ago

Jadwal SIM Keliling Bandung Barat dan Cimahi Mei 2026, Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangannya
3 months ago

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Sindangkerta Bandung Barat
3 months ago

Pesta Rakyat Warnai Syukuran Juara Persib di Kediaman Umuh Muchtar
3 months ago

Persib Menang Dramatis di Parepare, Asa Juara Kian Terbuka
4 months ago