Entertainment

Teror Ritual Kematian dalam Film Horor Malam 3 Yasinan, Rahasia Gelap Keluarga Kaya Terungkap

Azis - Monday, 05 January 2026 | 04:16 AM

Background
Teror Ritual Kematian dalam Film Horor Malam 3 Yasinan, Rahasia Gelap Keluarga Kaya Terungkap
Sinopsis dan Jadwal Tayang Malam 3 Yasinan Film Horor Terbaru Wulan Guritno

INFOKBB.ID - Film horor terbaru berjudul Malam 3 Yasinan siap meramaikan layar lebar Indonesia. Karya ini digarap oleh Helroad Films yang berkolaborasi dengan Alkimia Production, di bawah arahan sutradara Yannie Sukarya. Penayangannya dijadwalkan mulai 8 Januari 2026 di bioskop Tanah Air.

Kisahnya mengangkat teror yang menyelimuti keluarga Djoyodiredjo, sebuah klan berada yang menyimpan banyak rahasia masa lalu. Gangguan mistis mulai bermunculan sejak keluarga tersebut menggelar rangkaian yasinan kematian secara beruntun, memicu kejadian di luar nalar di rumah besar mereka.

Ritual keagamaan yang seharusnya membawa ketenangan justru berubah menjadi pintu pembuka konflik lama. Seiring berjalannya cerita, luka batin, trauma, serta dosa-dosa keluarga perlahan terkuak, dibalut dengan atmosfer horor psikologis yang semakin mencekam.

Aktris Shaloom Razade menjadi sorotan lewat peran gandanya sebagai saudari kembar Sara dan Samira. Dua karakter ini digambarkan memiliki sifat yang sangat berlawanan, menuntut kemampuan akting dengan perbedaan emosi dan gestur yang tajam.

Pendalaman karakter kembar tersebut menjadi tantangan tersendiri karena mengharuskan transisi emosi yang ekstrem dalam satu alur cerita. Perbedaan kepribadian keduanya menjadi elemen penting dalam membangun ketegangan film.



Wulan Guritno tak hanya tampil sebagai pemeran, tetapi juga terlibat sebagai produser. Kontribusinya memberi warna kuat pada dinamika drama keluarga yang berpadu dengan nuansa horor, memperdalam konflik emosional antartokoh.

Di sisi lain, Baim Wong memerankan Ari, anggota keluarga yang menjadi sumber gesekan akibat masalah hubungan personal dan perebutan warisan. Sosok Opa Hendra yang diperankan Piet Pagau tampil sebagai figur sentral keluarga, berwibawa namun menyimpan sisi kelam yang perlahan terungkap.

Sementara itu, Hamish Daud hadir sebagai Baskara, seorang perwira polisi yang terseret dalam pusaran konflik keluarga Djoyodiredjo. Karakternya menghadapi dilema antara kewajiban profesi dan keterlibatan emosional saat berhadapan dengan kejadian supranatural yang semakin intens. (*)